Prandelli mendapat taktik yang tepat

Pemain Italia diikuti Cesare Prandelli masuk ke dalam hutan seperti Rambo, dengan First Blood. Pelatih Azzurri berbicara sebelum pertandingan ini tentang kekuatan yang dapat ditarik setelah kemenangan pada laga pembuka dan tim sudah yakin ini akan terus menand di pertandingan Jumat sore melawan Kosta Rika yang sedang dalam semangat yang tinggi.
Harus dikatakan bahwa kemenangan melawan Inggris tidak terjadi begitu saja. Setelah Italia tidak menjadi sebagai favorit setelah pertemuan terakhir mereka di perempat final Euro 2012 dua tahun lalu. Tapi Azzurri mengantisipasi kontes kali ini, meskipun mereka pergi ke dalamnya “tanpa rasa takut” – sebagai mana di halaman depan La Gazzetta dello Sport menyatakan pada hari Sabtu – mereka waspada terhadap lawan yang akan mereka hadapi, italy memiliki lawan yang dipenuhi wajah-wajah baru seperti Raheem Sterling, pemain yang mempunyai kecepatan dan gerakan cepat yang akan mengancam pertahanan.
Dalam persiapan Italia, mereka telah mengambil dari pengalaman pada musim panas lalu dari Piala Konfederasi. Tapi menjelang pertandingan di mulai, rencana terbaik Prandelli sangat terganggu. Setelah kehilangan Riccardo Montolivo karena mengalmai patah kaki dalam laga pemanasan di pertandingan melawan Irlandia dan kemudian memutuskan untuk tidak memilih Giuseppe Rossi dengan alasan bahwa ia tidak ingin mengambil risiko karena ia baru sembuh dari cedera lutut.
Italy memiliki hambatan menjelang Piala Dunia di mulai. Pertama, mulai dari bek kiri Mattia de Sciglio yang mengalami tegang otot dan kemudian, pada malam menjelang pertandingan ini, kiper Gianluigi Buffon terkilir di pergelangan kaki. Dampak psikologis kehilangan kapten dan pemimpin mereka memiliki potensi untuk menyebarkan keraguan dan ketidakpastian dalam skuad Italia. Salvatore Sirigu mengisi posisi Buffon. Dengan pengalamanya bersama Paris Saint-Germain, menjadi pemenang back-to-back gelar Ligue 1.
Mengingat senjata baru yang dimilik Roy Hodgson dan mempunyai kamp mereka sendiri. Inggris menjadi ancama bagi Azzurri. Namun Italia menguasai lini tengah. Dengan aksi Andrea Pirlo rekan setimnya di Juventus Claudio Marchisio untuk menembak melampaui Joe Hart dari luar daerah serta aksi dari Balotteli yang sangat bagus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

alt=