Del Bosque Tetap Akan Latih Spanyol Untuk Piala Eropa 2016

Pelatih tim nasional Spanyol, Vicente del Bosque, meminta La Furia Roja tidak terlalu meratapi kegagalan mereka di putaran final Piala Dunia Brazil kemarin. Dia menginginkan El Matador untuk terus melangkah membangun masa depan yang lebih cerah lagi.
Spanyol gagal total ketika datang ke Brasil dalam usahanya untuk mempertahankan gelar juara dunia. Alih-alih mencetak rekor sebagai negara Eropa pertama yang bisa juara di Amerika, Spanyol justru harus menanggung malu di dua pertandingan awal penyisihan grup. Setelah dihajar Belanda 1-5, mereka kembali kalah 0-2 dari Cile, yang sekaligus menutup pintu untuk tetap bertahan di turnamen empat tahunan tersebut.
Meski demikian, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) tetap memberikan kepercayaan kepada mantan pelatih Real Madrid ini, yang telah berhasil membawa Spanyol juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012. Del Bosque tetap akan melatih Spanyol untuk menghadapi Piala Eropa di Perancis dua tahun mendatang.
“Piala Dunia Brazil memang memberikansakit yang begitu dalam, tetapi kami harus melangkah ke depan dan bertarung untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Del Bosque kepada Onda Cero.
“Pihak federasi tak pernah punya keraguan tentang masalah pembaruan kontrakku. Setelah enam tahun, saya memahami reaksi fans, ketika anda kalah mereka biasanya akan melawan tim dan pelatih, juga melupakan apa saja yang telah kami beri untuk mereka.”
Melihat dari apa yang terjadi di Piala Dunia, banyak pihak memberikan saran agar Del Bosque melakukan sejumlah penyegaran di skuadnya. Para pemain veteran seperti Xavi Hernandez dan Iker Casillas sebaiknya tak perlu dipanggil lagi.
Meski demikian, Del Bosque menegaskan bahwa dia tak akan mengubah pendekatannya dalam menyeleksi pemain. Dia tetap memberikan kesempatan kepada para jugador yang siap untuk memperkuat El Matador tak peduli dengan umurnya, selama mereka masih mempunyai kualitas untuk Tim Nasional kenapa tidak.
“Saya tidak akan membuat perubahan apapun pada 23 pemain yang kami miliki saat itu. Mungkin kami gagal, tetapi kami melakukan yang terbaik. Mereka pemain yang luar biasa, para pahlawan yang telah memberikan banyak kepada kami dari apa yang kami miliki.”
Memang, Casillas dan Xavi termasuk pilar penting Spanyol ketika merajai sepak bola dunia pada enam tahun terakhir. Setelah Spanyol mengakhiri penantian selama 44 tahun untuk kembali menjadi juara Eropa pada 2008, La Furia Roja melanjutkan kejayaannya dengan menjuarai Piala Dunia 2010 dan mempertahankan gelar Piala Eropa 2012.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

alt=